Jumat, 18 Oktober 2019

about semantics in my opinion??

Semantics

Semantics is a linguistic and philosophical study of the natural meaning of languages, programming languages, formal logic, and semiotics related to the relationship between markers such as words, phrases, signs, and symbols - and what they stand for in their denotation is in fact. In international scientific vocabulary semantics is also called semasiology. Semantic words were first used by michel breal of a French philologist. they show a variety of ideas - from popular ones to very technical ones. these are often used in ordinary language to indicate understanding problems related to word choice or connotation has been the subject of many formal investigations, over a long period of time, especially in the field of formal semantics. In linguistics, this is the study of interpretations of signs or symbols used in agents or society in certain situations and contexts. In this view, sounds, facial expressions , body language, and proxemics have sem content antique (meaningful), and each consists of several branches of study. In written language, things like paragraph structure and punctuation contain semantic content.


Types of Semantics

There are several types of semantics that are known including:





Behaviorist Semantics

Behaviorist adherents have a general attitude: (1) Behaviorist adherents are not too sure about terms that are mentalistic in the form of mind, concept, and idea: (2) there is no essential difference between human and animal behavior: (3) prioritizing learning factors and are not sure of innate factors: and (4) the mechanism or its determination.

Based on the sketch the meaning is in the range between stimulus and response, between stimulus and answer. The meaning is determined by the situation which means determined by the environment. Therefore, meaning can only be understood if there is observable data in the environment of human experience. Example: a mother who feeds food on sibayi.

 Descriptive Semantics

Descriptive semantics are semantic studies that specifically show the current meaning. The meaning of the word when it first appears. Not noticed. For example, in Indonesian there is the word champion, the person who gets the highest ranking in a match without regard to the previous meaning, which is the regulator or the divorce in the chicken union. So, descriptive Semantics only pay attention to the present meaning.

1. Generative Semantics

Famous concepts in this genre are:

(1) competence, namely the ability or knowledge of the language understood in communication:

(2) the external structure, which is the language element in the form of words or sentences that sound like:

(3) inner structure, that is the meaning that is inside the outer structure. This flow became famous with the emergence of Chomsky's book in 1957 which was later updated.

2.Grammatical Semantics

Grammatical semantics is a simultaneous study which specifically examines the meaning contained in sentence units. Verhaar says Grammatical Semantic

3.Lexical Semantics

Lexical semantics is a more satisfying simultaneous study in the discussion of the meaning systems contained in words. Lexical semantics are not very difficult. A dictionary is a good example of lexical Semantics: the meaning of each word is described there. So, lexical semantics pays attention to the meaning contained in word sentences as independent units.

 4.Historical Semantics

Historical semantics is the study of semantics that examines systems of meaning in time series. This historical semantic study emphasizes the study of meaning in the span of time, not the change in word form. Changes in word form are studied more in hoistorical linguistics. The origin of the word becomes part of the etymology study. This semantic compares words based on periods or between words at a certain time with words in other languages. For example in BI there is the word rice and in Javanese there is the word pari. The phonemes / d / and / r / correspond.

5. Semantic Logic

Sematic logic is a branch of modern logic that deals with symbolic concepts and notations in semantic language analysis. Logic examines the system of meaning as seen from logic as it applies in mathematics that refers to the word study of meaning or interpretation of teachings, especially those formed in the logic system by Carnap is called semantics.

6.Structural Semantics

Structural semantics stems from the views of structural linguists pioneered by Saussure. Structuralists argue that every language is a system, a unique structural relationship consisting of units called structures. The structure is transformed into elements in the form of phonemes, morphemes, words, phrases, clauses, sentences, and discourses which divide them into phonological studies, morphology, syntax, and discourse.


Semantics
Semantics is the study of the relationship between signs (symbols) with objects referred to by these signs
Semantics is the study of meaning.


Examples of Semantics


Multiple Meanings
One part of learning languages ​​is knowing many meanings of words.

Here are a few examples of words with more than one meaning:

A water pill at first glance could be a pill with water in it; but, it is understood to be a diuretic that causes a person to lose water from his body.
Crash can mean auto accident, a drop in the Stock Market, to attend a party without being invited, ocean waves hitting the shore or the sound of a cymbals being struck together.
A child’s alphabet block could be described as a wooden cube, learning aid, toy or block.
Words Without Meanings
Cleans like a white tornado
Do you have tired blood?
Thus the explanation of Semantics, hopefully it can be useful and used as a reference for learning guys.



Spirit of Learning😇


Rabu, 16 Oktober 2019



Assalamualaikum warahmatullahhiwabarokatu. Oke kita sekarang kan membahas tentang linguistik nii..apa itu linguistik? jadi linguistik menurut saya seperti ini teman-teman... 




(linguistik)

Ilmu linguistik sering juga disebut linguistik umum (linguistik umum). Artinya, ilmu linguistik tidak hanya mengkaji bahasa saja, melainkan mengkaji seluk beluk pada umumnya, yang dalam peristilahan perancis disebut langage.Dalam dunia keilmuan, tidak hanya linguistik saja yang mengambil bahasa sebagai objek kajiannya. Ilmu atau disiplin lain yang juga mengkaji bahasa diantaranya: ilmu susastra, ilmu sosial (sosiologi), psikologi, dan fisika. Yang membedakan linguistik dengan ilmu-ilmu tersebut adalah pendekatan terhadap objek kajiannya yaitu bahasa. Ilmu susastra mendekati bahasa sebagai wadah seni. Ilmu sosial mendekati dan memandang bahasa sebagai alat interaksi sosial di dalam masyarakat. Psikologi mendekati dan memandang bahasa sebagai pelahiran kejiwaan. Fisika mendekati dan memandang bahasa sebagai fenomena alam. Sedangkan linguistik mendekati dan memandang bahasa sebagai bahasa atau wujud bahasa itu sendiri.

Keilmiahan LinguistikPada dasarnya, setiap ilmu termasuk linguistik mengalami tiga tahap perkembangan yaitu:

Tahap pertama, yakni tahap spekulasi. Dalam tahap ini pembicaraan mengenai sesuatu dan cara mengambil kesimpulan dilakukan dengan spekulatif. Artinya, kesimpulan itu dibuat tanpa didukung oleh bukti-bukti empiris dan dilakukan tanpa menggunakan prosedur-prosedur tertentu. Dalam studi bahasa dulu orang mengira bahwa semua bahasa di dunia diturunkan dari bahasa Ibrani, Adam dan Hawa memakai bahasa Ibrani di Taman Firdaus, dan Tuhan berbicara dalam bahasa Swedia. Semuanya itu hanyalah spekulasi yang pada zaman sekarang sukar diterima.
Tahap kedua, yakni tahap observasi dan klasifikasi. Pada tahap ini para ahli bahasa baru mengumpulkan dan menggolongkan segala fakta bahasa dengan teliti tanpa memberi teori atau membuat kesimpulan.
Tahap ketiga, yakni tahap perumusan teori. Pada tahap ini setiap disiplin ilmu berusaha memahami masalah-masalah dasar dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan mengenai masalah-masalah itu berdasarkan data yang dikumpulkan. Kemudian dirumuskan hipotesis yang berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, dan menyusun tes untuk menguji hipotesis terhadap fakta yang ada.Linguistik telah mengalami tiga tahapan tersebut sehingga dapat dikatakan linguistik merupakan kegiatan ilmiah. 

B. Subdisiplin Linguistik 
Subdisiplin linguistik dapat dikelompokkan berdasarkan objek kajiannya adalah bahasa pada umumnya atau bahasa tertentu:
  1. objek kajiannya adalah bahasa pada masa tertentu atau bahasa sepanjang masa.
  2. objek kajiannya adalah struktur internal bahasa itu atau bahasa itu dalam kaitannya dengan berbagai faktor di luar bahasa.
  3. tujuan pengkajiannya apakah untuk keperluan teori atau untuk terapan.
  4. teori atau aliran yang digunakan untuk menganalisis objeknya.

Berdasarkan Objek Kajiannya,

Apakah Bahasa pada Umumnya atau Bahasa Tertentu
Berdasarkan objek kajiannya, apakah bahasa pada umumnya atau bahasa tertentu linguistik dapat dibedakan menjadi linguistik umum dan linguistik khusus. Linguistik umum adalah linguistik yang berusaha mengkaji kaidah-kaidah bahasa secara umum. Linguistik khusus berusaha mengkaji kaidah bahasa yang berlaku pada bahasa tertentu.

Berdasarkan Objek Kajiannya, 
Apakah Bahasa pada Masa Tertentu atau Bahasa Sepanjang Masa
Berdasarkan objek kajiannya, apakah bahasa pada umumnya atau bahasa tertentu linguistik dapat dibedakan adanya linguistik sinkronik (linguistik deskriptif) dan linguistik diakronik (linguistik historis komparatif). Linguistik sinkronik mengkaji bahasa pada masa tertentu. Misalnya, mengkaji bahasa Indonesia pada tahun dua puluhan atau mengkaji bahasa Inggris pada zaman William Shakespeare. Linguistik diakronik berupaya mengkaji bahasa pada masa yang tidak terbatas; bisa sejak awal kelahiran bahasa itu sampai masa sekarang. Tujuan linguistik diakronik adalah untuk mengetahui sejarah struktural bahasa itu dengan segala bentuk perubahan dan perkembangannya.

Berdasarkan Objek Kajiannya adalah Struktur Internal Bahasa itu atau Bahasa itu dalam Kaitannya dengan Berbagai Faktor di Luar Bahasa.

Berdasarkan objek kajiannya, apakah bahasa pada umumnya atau bahasa tertentu linguistik dapat dibedakan menjadi linguistik mikro (mikrolinguistik) dan linguistik makro (makrolinguistik). Linguistik mikro mengarahkan kajiannya pada struktur internal bahasa. Dalam linguistik mikro ada beberapa subdisiplin yaitu:
  • Fonologi: menyelidiki tentang bunyi bahasa. 
  • Morfologi: menyelidiki tentang morfem.
  • Sintaksis: menyelidiki tentang satuan-satuan kata.
  • Semantik: menyelidiki makna bahasa.
  • Leksikologi: menyelidiki leksikon atau kosakata.
Linguistik makro menyelidiki bahasa dalam kaitannya dengan faktor-faktor di luar bahasa. Subdisiplin-subdisiplin linguistik makro antara lain:
  • Sosiolinguistik: mempelajari bahasa dalam hubungan pemakaian di masyarakat. 
  • Psikolinguistik: mempelajari hubungan bahasa dengan perilaku dana kal budi manusia.
  • Antropolinguistik: mempelajari hubungan bahasa dengan budaya.
  • Filsafat bahasa: mempelajari kodrat hakiki dan kedudukan bahasa sebagai kegiatan manusia.
  • Stilistika: mempelajari bahasa dalam karya sastra.
  • Filologi: mempelajari bahasa, kebudayaan, pranata, dan sejarah suatu bangsa sebagaimana terdapat dalam bahan tertulis.
  • Dialektologi: mempelajari batas-batas dialek dan bahasa dalam suatu wilayah.
Berdasarkan Tujuan Pengkajiannya Apakah untuk Keperluan Teori atau Untuk Terapan
Berdasarkan objek kajiannya, apakah bahasa pada umumnya atau bahasa tertentu linguistik dapat dibedakan menjadi linguistik teoritis dan linguistik terapan. Linguistik teoritis berusaha mengadakan penyelidikan bahasa hanya untuk menemukan kaidah-kaidah yang berlaku dalam objek kajiannya itu. Jadi, kegiatannya hanya untuk kepentingan teori belaka. Linguistik terapan berusaha mengadakan penyelidikan bahasa untuk kepentingan memecahkan masala-masalah praktis yang terdapat dalam masyarakat. Misalnya, untuk pengajaran bahasa, penyusunan kamus, dan pemahaman karya sastra. 

Berdasarkan Teori atau Aliran yang Digunakan untuk Menganalisis ObjeknyaBerdasarkan objek kajiannya, apakah bahasa pada umumnya atau bahasa tertentu linguistik dapat dibedakan menjadi tradisional, linguistik struktural, linguistik tranformasional, linguistik generatif semantik, linguistik relasional, dan linguistik sistemik.

 C. Manfaat Linguisik
Linguistik memberi manfaat langsung kepada orang yang berkecimpung dalam kegiatan yang berhubungan dengan bahasa seperti linguis, guru bahasa, penerjemah, penyusun kamus, penyusun buku teks, dan politikus. Manfaat linguistik diantaranya:
1.Linguis: membantu menyelesaikan dan melaksanakan tugasnya dalam penyelidikan bahasa. 
2.Guru bahasa: melatih dan mengajarkan keterampilan berbahasa.

                                                             ABOUT SEMANTICS IS? ... Semantics is a linguistic and philosophical s...